tpb@ugm.ac.id +62-274-563-542
"English "Indonesia

Kemahasiswaan & Alumni

Saya merupakan salah satu penerima beasiswa bidik misi pada program studi S1 Teknik Pertanian UGM angkatan 2011. Kurikulum dan academic atmosphere di Jurusan Teknik Pertanian sangat mendukung bagi para lulusan yang akan berkarir dibidang penelitian, industri, wirausaha dan bidang-bidang strategis lainnya. Peran dosen-dosen yang sebagian besar bergelar doktor, guru besar lulusan dalam dan luar negeri sangat membantu dalam mengembangkan pola pikir mahasiswa melalui metode pembelajaran yang efektif. Di Jurusan Teknik Pertanian (JTEP) UGM saya juga berkesempatan untuk mempelajari tentang aplikasi-aplikasi ilmu Teknik Pertanian melalui praktikum lapangan dan kegiatan kerja praktek selama kurang lebih satu bulan. Berbekal dari ilmu yang saya peroleh dan dengan dukungan dari JTEP UGM, setelah menempuh wisuda sarjana pada 19 Agustus 2015, saya berhasil memperoleh beasiswa program S2 di salah satu perguruan tinggi terbaik dibidang teknologi pertanian di Taiwan yaitu National Pingtung University of Science and Technology (NPUST). Latar belakang keilmuan, bekal mata kuliah S1, kemampuan akademik, kemampuan bahasa inggris serta reputasi UGM di kancah Internasional menjadi kunci bagi saya dalam menyisihkan kompetitor dari berbagai negara di Asia, Afrika, Amerika Selatan dan Eropa untuk memperoleh beasiswa master program di NPUST Taiwan. Bagi saya, "mereka yang sukses itu adalah mereka yang selalu siap ketika ada kesempatan". Jadi persiapkan diri kita jauh-jauh hari (mempersiapkan pengetahuan kita, kemampuan bidang ilmu kita, kemampuan bahasa inggris dsb.) sebelum kesempatan itu datang (tawaran pekerjaan atau tawaran beasiswa studi lanjut). Belajar di Jurusan Teknik Pertanian UGM memberi kesempatan kita meraih cita-cita setinggi mungkin
Miky Prawitasari / Alumni S1 Teknik Pertanian UGM Angkatan 2011, Master Student in Soil and Water Conservation Engineering Dept. of Tropical Agriculture National Pingtung University of Science and Technology (NPUST), Taiwan
Belajar di Jurusan Teknik Pertanian UGM memberikan kesenangan tersendiri bagi diri saya pribadi. Disinilah passion saya. Ya, saya yang sejak SMA begitu tertarik pada mata pelajaran matematika dan biologi merasa sangat tepat belajar disini yang menggabungkan kedua disiplin ilmu tersebut menjadi sebuah ilmu terapan dalam bidang pertanian. Merasa belum cukup dengan ilmu yang saya peroleh di jenjang sarjana, saya kembali melanjutkan studi di jurusan Teknik Pertanian. Dengan adanya kerjasama yang baik dengan universitas – universitas di berbagai Negara, saya mendapatkan kesempatan untuk melaksanakan riset selama satu tahun di Yamagata University, Jepang untuk meneliti teknologi penyimpanan buah pir. Semakin dipenuhi rasa penasaran dengan riset tersebut, dalam waktu dekat, saya berencana melanjutkan studi pada jenjang doktor guna menekuni bidang Teknik Pertanian lebih jauh. Saya yakin apa yang saya pelajari di teknik pertanian membawa manfaat untuk perkembangan pertanian Indonesia.
Bayu Nugraha / S1 & S2 Jurusan Teknik Pertanian UGM Exchange research (1 tahun) di Yamagata University, Jepang.
Teknik Pertanian UGM recommended untuk mereka yang suka dengan tantangan. Lulusan TEP pasti akan familiar dengan kejar-kejaran deadline tugas dan laporan, karena pada saat midterm-pun mahasiswa masih diharuskan mengerjakan laporan. Hal ini akan terasa manfaatnya ketika teman-teman lulus nanti dan bekerja di perusahaan ataupun melanjutkan studi di luar negeri. Sukses terus untuk Jurusan Teknik Pertanian UGM, selalu ada cinta untuk kampus Tractor.
Makbul Hajad / Logistic and Supply Chain management System, School of Manufacturing System and Mechanical Engineering (MSME), Sirindhorn International Institute of Technology, Thammasat University, Thailand
Kuliah di TEP selain meningkatkan kemampuan akademis, juga meningkatkan kemampuan dalam berorganisasi dan membentuk pola berpikir yang lebih sistematis. Pengalalan dan pengetahuan ini sangat bermanfaat bagi saya dalam aplikasi di dunia kerja. Ruang lingkup pekerjaan saat ini: Pengelolaan pascapanen (pengolahan gabah menggunakan RMU), pengelolaan jasa sewa alsintan (Combine Harvester) guna meringankan beban petani, mengingat begitu luasnya lahan pertanian di Kab. Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.
Anak Agung Oka Satriakusuma / Petugas Produksi - Unit Pengelolaan Gabah Beras Perum BULOG Kab Penajam Paser Utara Kaltim.
Belajar di Teknik Pertanian UGM selama 3 tahun 8 bulan membuat saya bangga karena: 1). Mengenal teman yang sangat bersahabat, dengan solidaritas yang sangat tinggi. 2). Mengenal dosen seperti teman, membuat saya percaya diri, 3). Dapat belajar dengan maksimal, mendapatkan kesempatan sebagai asisten, adalah suatu pengalaman yang memuaskan bagi saya. 4). Menikmati kesempatan ke luar negeri dengan adanya program SUIJI, membuat saya menyadari Teknik Pertanian adalah awal dari kesuksesan karir saya. 5). Lulus cumlaude dari Teknik Pertanian UGM, adalah bonus bagi saya, karena Teknik Pertanian tidak mengajarkan pentingnya nilai, tapi mengajarkan bagaimana proses dan usaha kita dalam mencapai sesuatu. Belajar di Teknik Pertanian membuat saya merasa ingin terus mengembangkan diri dan berkontribusi kepada Negara.
Isnaillaila Paramasari / SUIJI SLP (Six Universities Indonesia Japan Initiative - Service Learning Program) di Matsuyama, Jepang
Menjadi mahasiswa jurusan teknik pertanian menjadi sebuah kebanggaan bagi saya. Jurusan teknik pertanian memiliki banyak program kerja sama dengan Universitas di Jepang. Program ini membantu mahasiswa untuk belajar melihat dunia secara luas. Pengalaman mengikuti program kerjasama ini dapat membuat mahasiswa lebih memahami perbedaan dan selalu haus akan ilmu pengetahuan. Pengalaman melihat secara langsung perkembangan teknologi dan pengetahuan membuat mahasiswa lebih termotivasi untuk menjadi lebih baik lagi untuk Indonesia yang lebih baik.
Qadry rachmawan / SUIJI SLP (Six Universities Indonesia Japan Initiative - Service Learning Program) di Matsuyama
Suiji merupakan salah satu hal terpentng dalam hidup saya, tidak hanya pengalaman akademis yang saya dapatkan, namun juga memperoleh sahabat baru dan pelajaran hidup yang membuat saya lebih bersyukur dan bertekad untuk berkarya untuk Indonesia. Setiap orang memiliki kesempatan yang sama, jangan pernah takut untuk mencoba.
Dewi Kusumaningrum / SUIJI (Six Universities Indonesia Japan Initiative) 2013
Jurusan Teknik Pertanian mempunyai kerjasama yang luas dengan berbagai universitas di dunia, hal ini menjadi jembatan bagi mahasiswa untuk mengikuti pertukaran pelajar/student exchange dan belajar berbagai ilmu serta bersosilisasi dengan dosen dan mahasiswa luar negeri. Selain itu, dengan adanya kegiatan seperti ini mahasiswa dapat meningkatkan wawasan dan berfikir secara global.
Siti Mariyam / Exchange Student @Ehime University