tep_ftp@ugm.ac.id +62-274-563-542
"English "Indonesia

Program S1

      Program Sarjana merupakan jenjang pertama program akademik, mempunyai beban studi 144 – 160 sks dijadwalkan sekurang-kurangnya 8 semester dan dapat ditempuh dalam waktu kurang dari 8 semester dan selama-lamanya 14 semester setelah pendidikan menengah. Program Studi Teknik Pertanian memberlakukan Kurikulum Berbasis Kompetisi (KBK – 2006) mulai tahun Akademik 2006/2007 yang mengacu pada SK Mendiknas No. 323/U/2000. Untuk itu mata kuliah-mata kuliah yang ditawarkan telah disusun agar sesuai untuk mendukung terwujudnya lulusan yang sesuai dengan Kompetisi Jurusan Teknik Pertanian yang telah ditetapkan. Mata kuliah-mata kuliah tersebut dikelompokan kedalam mata kuliah wajib dan pilihan, serta disusun kedalam 8 (delapan) semester perkuliahan. Untuk memperoleh gelar kesarjanaan pada program Studi Teknik Pertanian diperlukan menempuh 144-148 SKS (Satuan Kredit Semester) dengan komposisi 120 SKS mata kuliah wajib dan 24 – 28 SKS mata kuliah pilihan, dengan Indek Prestasi Komulatif (IPK) minimal 2,0.
       Untuk mengantarkan mahasiswa dalam mempelajari bidang-bidang yang dicakup dalam ilmu Teknik Pertanian secara lebih mendalam maka Jurusan Teknik Pertanian, UGM membagi bidang cakupan ilmu Teknik Pertanian ke dalam tiga minat studi, yaitu

Minat Studi Energi dan Mesin Pertanian (EMP)
Cakupan : bidang ilmu dan mesin pertanian, energi di bidang pertanian dan sistem informasi informasi manajemen pertanian.

Teknik Sumberdaya Alam Pertanian (TSAP)
Cakupan : bidang ilmu teknik irigasi, tata air, tanah, daerah aliran sungai (DAS), evaluasi dan pengembangan lahan pertanian.

Teknik Proses dan Produk Pertanian (TPP)
Cakupan : bidang studi teknik pengolahan, penanganan dan pengamanan pangan dan hasil pertanian serta bangunan dan lingkungan pertanian.

Kompetensi Lulusan
Program Studi Teknik Pertanian dirancang untuk menyiapkan sarjana Teknologi Pertanian di bidangnya yang memiliki kompetensi:

a.  Kompetensi Utama
Lulusan mampu menampilkan kinerja untuk bekerja, menyelesaikan masalah dan mengembangkan keilmuan dan ketrampilan dalam lingkup teknologi di bidang produksi dan proses bio-masa dengan menggunakan instrumen prinsip-prinsip dasar teknik dan manajemen pertanian (agricultural engineering and management principles)

    Lulusan mampu bekerja produktif, baik secara individu maupun kerja tim dan/atau interdisipliner secara KREATIF dan ARIF untuk memberikan kontribusi dalam penyelesaian permasalahan di masyarakat yang semakin komplek

b.  Kompetensi Pendukung
Mengembangkan wawasan dan mengadopsi perkembangan ilmu-ilmu mutakhir. Menangkap dan merespon persoalan nyata di masyarakat yang semakin komplek dan memecahkannya atas dasar prinsip keteknikan pertanian dan interdisipliner    Membangun wawasan kreatif dan inovatif untuk mengembangkan teknologi lokal (indigenous technology) menjadi teknologi yang kompetitif (competitive technology) untuk mengembangkan dan meningkatkan nilai tambah (added value) sumberdaya bio-masa yang khas wilayah tropis

c.  Kompetensi Lainnya
Lulusan mempunyai kemampuan untuk memperkaya, memperluas dan mengembangkanwawasan bidang keilmuan teknik pertanian secara mandiri untuk memberikan kontribusimenyelesaikan permasalahan di masyarakat yang semakin komplek dan memerlukan pendekatan interdisipliner melalui penguasaan yang memadahi dalam merespon isu-isu strategis di lingkungan eksternal, baik yang berskala internasoinal maupun nasional

       Lulusan mempunyai kemampuan untuk memahami dan merepresentasikan nilai-nilai, karakter dan jati diri sebagai bagian dari bangsa Indonesia pada umumnya dan UGM pada khususnya yang sangat concern terhadap persoalan mendasar di masyarakat, khususnya dalam lingkup teknologi di bidang produksi bio-masa yang khas wilayah tropis.

Persyaratan Penyelesaian Studi :
Jumlah SKS yang harus ditempuh : 144 – 148 SKS
Indeks Prestasi Kumulatif : 2,0
Lama waktu studi dirancang agar sebagian besar mahasiswa  dapat menyelesaikan studi dalam 4 tahun
Lama studi maksimal 7 tahun.
Mata kuliah Wajib : 120 SKS
Mata kuliah Pilihan : 24 SKS
Lain – lain : SKS nilai D maksimum 25% dari SKS yang diambil dan tidak ada Nilai E.