tep_ftp@ugm.ac.id +62-274-563-542
"English "Indonesia

Pengantar

Pembangunan di Indonesia mengutamakan pengembangan agroindustri (Industri Pertanian). Sistem pertanian industri merupakan salah satu wahana menuju masyarakat tani maju dan sejahtera. Pengembangan wahana tersebut melalui penerapan teknologi sepadan yang memerlukan pengetahuan teknik pertanian (agricultural engineering) yaitu ilmu teknik yang diaplikasikan untuk pemanfaatan serta pengolahan massa hayati agar sesuai dengan asas industri yang bersifat kompetitif, global, dan berkelanjutan.

Memasuki awal abad ke 21 cabang ilmu Teknik Pertanian sebagai salah satu bagian dalam ilmu Teknologi Pertanian mempunyai peranan sangat penting yang ditunjukkan dengan dicantumkannya sasaran pembangunan nasional untuk tetap mengupayakan tercapainya tingkat kecukupan pangan dan meningkatkan usaha pertanian berbasis agribisnis dan agroindustri. Sasaran pembangunan tersebut dapat tercapai secara sepadan dengan dukungan penerapan ilmu Teknik Pertanian.

Untuk menyelenggarakan proses pendidikan di Program Studi Teknik Pertanian Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem, didukung oleh lima laboratorium sebagai unit pengembangan bidang ilmu Teknik Pertanian dan Biosistem, yaitu: (i) Laboratorium Energi dan Mesin Pertanian (EMP), (ii) Laboratorium Teknik Sumberdaya Lahan dan Air (TSLA), (iii) Laboratorium Teknik Pangan dan Pascapanen (TPP), (iv) Laboratorium Teknik Lingkungan dan Bangunan Pertanian (TLBP), dan (v) Laboratorium Fisika Hayati (FH).